bisnis jilbab untuk wanita

No comment 20 views

Setiap ibu bisa berbisnis! Itu prinsip yang harus dipegang teguh. Persiapan yag matang akan mengurangi resiko bisnis Anda, serta mengoptimalkan sumberdaya (keuangan, tenaga dan waktu) Anda. Persiapan yang baik adalah 50% kemenangan! Berikut ini adalah panduan persiapan untuk menjadi agen jilbab Meidiani.

 

Pertama, utarakan niat Anda untuk berbisnis ini pada suami atau keluarga, sehingga Anda mendapatkan dukungan dukungan moril maupun materil. Dengarkan juga mereka, yang mungkin akan memperkaya wawasan Anda.

 

Selanjutnya, hitung pemakai jilbab di lingkungan rumah/ tempat kerja. Jika perlu mintalah daftar penghuni dari RT/ RW. Jika jumlah pemakai jilbab cukup banyak (kira- kira lebih dari 100 orang), maka inilah prospek yang bagus. Jika tidak mencapai angka itu, maka Anda harus mencari lingkungan lain (kantor suami, keluarga, sekolah anak, dsb) untuk menambah prospek pemasaran Anda.

 

Perhatikan model- model jilbab/ kerudung yang mereka pakai. Siapa saja yang paling modis? Model apa yang disukai? Dimana membelinya? Berapa harganya? Seberapa sering membeli kerudung? Pertanyaan- pertanyaan itulah yang harus terjawab, sambil ngobrol- ngobrol santai, sehingga Anda mendapat gambaran tentang potensi pasar jilbab di lingkungan Anda.

 

Sekarang marilah kita berhitung sejenak. Dengan potensi pasar 100 orang, pada awalnya kira- kira sepertiganya (33 orang) dapat diharapkan berlangganan. Rata- rata mereka membeli per bulan senilai Rp 120,000.- maka rata- rata omzet (penjualan) Anda adalah 33 x Rp 120,000.- = Rp 4 juta/ bulan. Pada umumnya agen jilbab Meidiani mengambil margin keuntungan 40%, sehingga rata- rata keuntungan per bulan adalah Rp 1.6 juta! Ini baru permulaan.

 

Berapa modal yang diperlukan? Dengan penjualan Rp 4 juta/ bulan dan margin keuntungan 40%, maka Anda perlu modal kerja sebesar 60% x Rp 4 juta = 2.4 juta saja. Anda juga perlu stok senilai sekitar Rp 600 ribu, sehingga modal yang dibutuhkan sebesar Rp 3 juta saja! Nah, bisnis mana lagi yang kembali modal dalam tempo 2 bulan saja? Catatan: Janganlah memulai bisnis dengan modal hutang. Usahakan pakai modal sendiri dari simpanan atau tabungan. Jika dana kurang, carilah mitra usaha dengan cara bagi hasil.

 

Kenali masing- masing pemakai jilbab tersebut. Perhatikan kesukaannya (apakah jilbab praktis? Kerudung segi empat? Ciput?), apa warna kesukaannya, bagaimana sifatnya (modis atau tidak?). Jika ada kamera digital/ HP, foto2 saja bersama dalam acara2 arisan, dsb. Foto2 tersebut dapat dianalisa kemudian. Gunakanlah informasi ini untuk memilih jilbab Meidiani yang cocok. Belilah dgn membayangkan pelanggannya (yg ini untuk ibu A, yg ini untuk ibu B, dst). Belilah dengan bijaksana. Cobalah dengan jumlah kecil dulu. Untuk kemudahan Anda, Meidiani menyediakan paket pemula senilai Rp 1 juta yang terdiri atas barang- barang paling laris.

 

Sediakan tempat di rumah untuk melayani pembeli. Bergantung dari situasi, penjualan dapat berlangsung di lantai sekalipun. Idealnya produk- produk jilbab dipajang pada manekin (boneka) sehingga tampak keindahannya. Penting untuk menjaga kebersihan, sebab debu, lemak, dan kotoran dapat merusak barang dagangan. Jika tidak ada pembelian, taruhlah kerudung dalam kontainer plastik yang dapat dijinjing. Jangan lupa menyiapkan kantung plastik, nota penjualan dan buku kas.

 

Akhirnya, ketika restu sudah didapat, survey sudah dilakukan, modal sudah didapat, maka Anda siap untuk berbisnis! Siapkan mental untuk bisnis! Peluang besar menanti Anda! Ingat, rejeki datang dari arah yang tidak diduga. Asalkan kita mau mencoba dan berusaha! Semoga sukses dan berkah!

APRILIANI TRIASTUTI 201

Ayo Bagikan!Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on Pinterest

Related Search

No Response

Leave a reply "bisnis jilbab untuk wanita"