UMP Naik dan Ritel Tutup Buat Pengusaha Dilema

UMP Naik dan Ritel Tutup Buat Pengusaha Dilema

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) mengaku dilema terkait dengan kebijakan pemerintah yang menetapkan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) sebesar 8,7% berlaku pada 1 Januari 2018

Ketua Umum Aprindo Roy Mandey mengatakan, dilema tersebut lantaran harus dilakukan di saat kinerja sektor ritel interanasional tengah di bawah performa. Namun, di satu sisi kenaikan UMP bisa mendongkrak daya beli masyarakat

“Berkaitan dengan UMP kami pasti akan berusaha mengikuti, tapi kami menghimbau pemerintah untuk memberikan perhatian kepada sektor yang tergerus, apakah mungkin kita ada suatu pembicaraan atau observasi dari nilai yang sudah ditentukan per 1 Januari 2018,” kata Roy

Menurut dia, penerapan kenaikan UMP pada sektor usaha yang tengah maju tidak menjasi persoalan, apalagi rumusan UMP berasal dari pertumbuhan ekonomi ditambah dengan tingkat inflasi

“Tapi kalau sektor yang meredup kita pertanyakan kembali, apakah mungkin yang dapat mempertahankan sektor tergerus, jadi kami kembalikan lagi ke pemerintah bagaimana melihat, situasi ini kalau memang ingin direalisasikan kami akan membuka diri diundang untuk menentukan berapa besaran,” jelas dia

Sementara itu, CEO Sogo Departemt Store, hendaka sentosa mengatakan, kenaikan UMP sangat berpengaruh dengan daya beli masyarakat

“Memang ini seperti ayam dan telur, saling terkait, kalau gaji tidak naik maka daya beli masyarakat juga tidak akan naik, kedua aka nada pengeluaran tambahan,’ kata Hendaka

Dengan begitu, maka para pengusaha harus mengikuti atura atau kebijakan yang telah ditetapkan oleh pemerintah melalui Kementrian Ketenagakerjaan (Kemenaker)

‘Kalau itu peraturan maka harus diikuti, setelah menteri mengeluarkan peraturan, hal tersebut harus diikuti keputusan  gubernur,”tukas Hendaka

 

Abdul Rozaq_110 AKT B 2017

Ayo Bagikan!Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on Pinterest

Related Search

author
No Response

Leave a reply "UMP Naik dan Ritel Tutup Buat Pengusaha Dilema"