strategi jitu menghadapi MEA

No comment 6 views

Era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), terhitung tanggal 30 Desember 2015 kemarin sudah diberlakukan dan para wirausaha tentunya, mau tidak mau, siap tidak siap sudah ada di dalam sistem pasar bebas.  Yang mana di era Pasar Bebas  ASEAN inilah, kita para wirausahawan sudah saatnya menunjukan daya saing dan kompetensi yang  diunggulkan untuk menghadapi para pelaku usaha yang sejenis dari Negara-negara tetangga, yang notabene sudah bebas bergerak masuk di zona Asean ini untuk saling berinteraksi,  berbisnis, berkarir menjual jasanya bahkan berinvestasi di negeri ini.

Bagaimana dengan anda sahabat wirausaha di negeri tercinta, sudah siap berinteraksi, action dan tentunya mengatur strategi untuk menjalani Era Pasar Bebas Asia ini kedepan?? Kami berikan beberapa tips atau strategi jitu untuk mensiasati eksisitas peran dan keberadaan usaha kita di Era MEA yang semakin terasa ini.  Jangan lupa, di sekeliling kita saat ini, berbagai usaha produksi maupun jasa begitu beragam mulai tampak wajah-wajah non pribumi beraksi di negeri ini, sekedar berjualan, menjual jasa maupun berbisnis apapun yang penting bisa melebarkan sayap pemasarannya.  Untuk itu kenapa kita Tidak? Melakukan hal yang sama melanglangbuana memasarkan produk dan jasa kita ke sana (luar Indonesia, red).

Saatnya kita berbagi inspirasi dan strategi untuk menyikapi Era Pasar bebas ASEAN ini dengan langkah-langkah jitu yang dapat menunjukan eksistensi dan aktualisasi keberadaan usaha kita di negeri kita sendiri.  Beberapa strategi tersebut, diantaranya  fanatisme sumber daya lokal dengan target 80 persen bahan baku terbaik dari Indonesia agar pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) untuk  kualitas produk lebih sempurna.

Strategi berikutnya utamakan original desain. Hanya Produk UMKM dengan desain terbaik yang mampu bersaing di pasar global.  Dimana hanya Desain terbaiklah  yang nanti akan dipilih konsumen. Dan yang paling penting juga adalah strategi pemasaran.  Tentunya dengan memnfaatkaan even-event promosi dimanapun berpartisipasilah dan  gencar menggelar pameran produk kebanggaan Indonesia, baik itu di dalam negeri maupun luar negeri.  Strategi yang tak kalah penting juga adalah strategi dalam mekanisme perusahaan  , khususnya dalam pemanfaatan teknologi menjadi faktor penunjang kualitas produk UMKM.  Hanya dengan teknologi yang baik, produk bisa bersaing, apalagi di era pasar bebas ini.

Khusus dalam strategi pemasaran yang harus ditumbuhkan, adalah bagaimana mengelolaPeralatan (Sarana dan Prsarana), meliputi bangunan, peralatan pendukung operasional baik perangkatkeras maupun perangkat lunak.  StrategiKeunggulan Pelayanan yang meliputi pelayanan yang terintegrasi yang ditujukan untuk memberikan kemudahan, ketepatan, keamanan dan kecepatan pelayanan, dan tentunya dengan membuat strategi dalam Kehandalan Karyawan, hususnya karyawan operasional yang terlibat langsung dengan pelanggan, maupun karyawan yang ada dibelakang (back office) dalam memberikan  pelayanan yang sesuai dengan keinginan konsumen.

Lalu perlukah mengatur strategi untuk kepuasan karyawan ?  Itu  penting sekali untuk membantu mengembangkan SDM perusahaan, seperti melibatkan mereka  dalam keputusan perusahaan, memberikan pengakuan terhadap pekerjaan yang baik, bagaimana mendapatkan akses untuk informasi yang cukup terhadap tugas yang baik, strategi mendorong karyawan untuk  aktif menciptakan inisiatif dan memberikan dukungan penuh terhadap fungsi staff sehingga dapat memberikan umpan balik terhadap perusahaan secara keseluruhan.

Begitupula strategi dalam memperlakukan Konsumen agar  puas terhadap barang dan jasa yang dikonsumsinya akan mempunyai kecenderungan untuk membeli ulang “repeater guest” dari produsen yang sama.Kepuasan merupakan faktor yang mendorong adanya komunikasi dari mulut ke mulut.  Bentuk dari komunikasi dari mulut ke mulut yang disampaikan oleh orang yang puas ini bisa berbentuk rekomendasi kepada calon konsumen lain, dorongan kepada rekan untuk melakukan bisnis dengan penyedia dimana konsumen puas, dan mengatakan halhal yang baik tentang penyedia jasa dimana ia puas .  Efek kepuasan konsumen terhadap perilaku adalah konsumen yang puas cenderung untuk mempertimbangkan penyedia jasa yang mampu memuaskan sebagai pertimbangan pertama jika ingin membeli produk atau jasa yang sama.

Itulah beberapa strategi untuk menyikapi Era MEA yang sudah melingkupi usaha kita dengan menjamurnya usaha dan professional di sekeliling kita dari Negara-negara tetangga yang begitu beragam kompetensi dan keunikannya.  Dimana dengan mengedepankan pelayanan dan kualitas prima serta orsinil itulah  yang akan menjadi senjatanya.   Selamat mencoba.

Sumber : pengusahabarubanjar.com

Alifattiinam-185

Ayo Bagikan!Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on Pinterest

Related Search

No Response

Leave a reply "strategi jitu menghadapi MEA"