cara mengukur keberhasilan

No comment 7 views

Kali ini saya ingin mengajak kita bersama merenungkan sebuah makna keberhasilan dari usaha-usaha kita yang selama ini kita rintis, kita bangun, tumbuh dan kembangkan menjadi usaha yang cukup terasa hasilnya sampa hari ini.  Tentunya kita belum dapat mengukur sudah sesukses apakah kita atau bagaimana kita merasakan tingkat keberhasilan ini akan berdampak pada nilai ekonomi, kesejahteraan pelakunya bahkan pada lingkungan sosial di sekitar kita.  Untuk mengukurnya kita perlu mrngadakan refleksi mereview kejadian-kejadian penting di perusahaan kita, dan menata ulang kembali  faktor-faktor masalah yang terjadi pada perkembangan perusahaan kita.

 

Sederhana dan mungkin kita malah belum mengenali permasalahan dan faktor X yang timbul menjadi sumber keberhasilan usaha kita, tentunya dengan selalu memotivasi diri kita dan menyemangati bahwa usaha ini harus berlangsung dan berlanjut dengan segala kemungkinan dan resiko yang akan dihadapi kedepan menjadi satu ukuran keberhasilan dalam dunia entrepreneur.  Lalu apa sajakah  pendukung keberhasilan usaha itu sebenarnya?

 

Hal yang pertama, tentunya dari internal diri kita sebagai pelaku usaha, yaitu attitude kita dalam melakukan usaha ini, termasuk bagaimana kita menerapkan etika dalam berbisnis, berperilaku baik terhadap sesama rekan bisnis dan pelayanan kita kepada konsumen dan pelanggan. Sikap dan perilaku pribadi-pribadi positif yang harus dimiliki oleh seorang wirausahawan yang notabene juga harus melakukan pelayanan terbaik dan selalu beretika dalam lingkungan bisnis dengan mengembangkan sikap Jujur dan tulus dalam menjalankan usaha.  Termasuk bagaimana memelihara sikap toleransi, menghormati dan menghargai orang lain, menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan mengikuti kaidah-kaidah dan norma  yang berlaku di lingkungan bisnisnya

 

Selanjutnya, melakukan kinerja pribadi pengusaha itu sendiri (auto self performance) dalam menjalankan bisnis secara focus, serius dan konsisten dengan Kerja Keras dan Keuletan untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan mencapai tujuan usaha yang kita inginkan.  Termasuk bagaimana kita menjalankan usaha dengan segenap upaya, strategi dan perjuangan untuk mendapatkan nilai ekonomi yang setinggi-tingginya, dibarengi dengan kesungguhan dan niat yang kuat sebagai bagian dari manifestasi Ibadah yang harus tetap terpelihara sepanjang kita menjalankan usaha ini, yang tak pernah terhenti sampai kapanpun.

 

Dan jangan lupa, keberhasilan usaha ditentukan pula oleh kedisiplinan kita menjalani setiap proses usaha itu sendiri, dari mulai merencanakan, menyusun rencana kerja, melakukan produksi, menyusun strategi promosi, pemasaran, melakukan inovasi, diversifikasi hingga mendayagunakan sumber daya yang ada dengan penuh disiplin dan tanggung jawab serta dibarengi dengan segala konsekuensi dan berani Menanggung Resiko, sekaligus mampu mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi dalam kondisi terjelek sekalipun.  Semua dapat dilakukan dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan komitmen yang tinggi untuk melakukan semua proses kegiatan usaha dengan cara yang bijak dan penuh perhitungan.

 

Terakhir, yang merupakan dukungan yang sangat menentukan keberhasilan usaha sudah barang tentu dengan kemampuan dan keterampilan yang mumpuni untuk menjalankan usaha ini dengan totalitas dan kehandalan manajemen kita  sebagai pengelola usaha.  Bagaimana kita mampu melaksanakan manajemen dengan baik dan apik untuk mengelola sebuah usaha dan selalu mengawalnya dengan menggunakan prinsip-prinsip manajemen sebagai dukungan ilmu pengetahuan yang terimplementasi dari mulai merencanakan, mengorganisasikan, mengatur dan mengadakan pengawasan secara berimbang dan kontinu.

Sumber : wirausahabarubanjar

 

Alifattiinam-185

Ayo Bagikan!Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on Pinterest

Related Search

No Response

Leave a reply "cara mengukur keberhasilan"