PT Bank Mandiri Tbk Bantu Pemuda Papua Jadi Pengusaha Kedai Kopi

PT Bank Mandiri Tbk Bantu Pemuda Papua Jadi Pengusaha Kedai Kopi

PT Bank Mandiri Tbk akan memberikan pelatihan dan bantuan permodalan kepada para generasi muda di Wamena, Papua dengan tujuan supaya mereka bisa menjadi wirausahawan di bidang kedai kopi atau kafe.‎ dengan adanya pelatihan dan bantuan ini diharapkan bisa menumbuhkan wirausahawan baru di Papua.

Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Utama Bank Mandiri mengatakan bahwa pihak Bank Mandiri akan memilih beberapa orang yang merupakan asli dari daerah Papua. Kemudian, orang-orang tersebut akan dibina menjadi petani kopi. Setelah menjadi petani diharapkan mereka juga mampu membuka kedai kopi atau kafe.

Bagi petani-petani dari daerah Papua yang berminat menjadi pengusaha kafe akan dipilih dari pihak Bank Mandiri kemudian dikirim ke Jakarta. Selain itu, ada pula pemagangan di Jawa Barat dan di salah satu kafe yang terkenal di Jakarta yaitu kafe Anomali.

Bank Mandiri juga akan membantu dalam membuat business development concept atau konsep perencanaan usaha selama dua minggu. Hal ini bertujuan agar mereka dapat menjalankan bisnis kedai kopinya secara professional. Jadi, setelah proposal rencana kerjanya selesai dibuat mereka akan kembali ke Wamena dan akan didampingi selama 12 bulan. Bukan hanya di Wamena saja, jika ingin membuka di Jayapura atau Sorong dari pihak Bank Mandiri juga akan menupport. Selain Bank Mandiri, BUMN akan memberi bantuan permodalan sebagai langkah awal dalam membuka usaha.

Selain itu Bank Mandiri juga akan memberikan pembinaan dan membantu dalam proses pemasaran produk kopi yang dihasilkan petani kopi di Wolo, Jayawijaya. Dengan demikian, diharapkan kopi yang dihasilkan petani Papua tersebut dapat dipasarkan ke banyak daerah bahkan ke luar negeri.

Bank Mandiri juga bekerja sama dengan Scopi dalam membantu petani yang masih tradisional dengan melakukan pembinaan mulai dari penanaman, pemeliharaan, pemetikan, pengolahan, dan pengeringan. Sehingga nantinya kopi yang awalnya dikelola secara tradisional dapat lebih berkembang dan bisa dipasarkan hingga ke Jakarta atau bahkan dipasarkan ke pasar internasional.

Rohan Hafas, Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri mengatakan, untuk program tersebut pihaknya menyiapkan dana corporate social responsibity (CSR) senilai Rp 500 juta sampai Rp 600 juta. Dan secara keseluruhan program tersebut akan berjalan selama 18 bulan.

 

Created by Nurul Ailia – 065

Sumber: Liputan6.com

 

Ayo Bagikan!Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on Pinterest

Related Search

No Response

Leave a reply "PT Bank Mandiri Tbk Bantu Pemuda Papua Jadi Pengusaha Kedai Kopi"