Jonan Pastikan Pasokan BBM dan Listrik ke Gunung Agung Aman

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan memastikan, pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan listrik ke kawasan Gunung Agung yang meletus pada Selasa kemarin (20/11) masih aman. Pasokannya pun diperkirakan masih cukup untuk memenuhi kebutuhan energi sekitar 20-25 hari ke depan.

Di sisi lain, Jonan berharap masyarakat Bali dan wisatawan tak khawatir dengan situasi saat ini. Pasalnya, pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali sudah sejak lama menyiapkan simulasi dan skema penanganan bencana ini.

Selain itu, pemerintah juga akan terus memberikan informasi dan antisipasi kepada masyarakat bila ada kenaikan aktivitas dari Gunung Agung, melalui Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB).

“Pasokan listrik dan BBM berjalan dengan baik karena ada dipo di Bali sudah siap dan sudah berjalan dari waktu ke waktu dengan cadangan mungkin 20-25 hari ke depan, tergantung jenis BBM-nya,” ujar Jonan.

Sementara untuk pasokan listrik, Jonan bilang, pemerintah telah memasang genset-genset tambahan dan menyiagakan transmisi Jawa Bali. Hal ini dimaksudkan untuk menopang kebutuhan listrik kala adan gangguan dari pembangkit listrik di sekitar Bali.

Di sisi lain, Jonan berharap masyarakat Bali dan wisatawan tak khawatir dengan situasi saat ini. Pasalnya, pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali sudah sejak lama menyiapkan simulasi dan skema penanganan bencana ini.

Selain itu, pemerintah juga akan terus memberikan informasi dan antisipasi kepada masyarakat bila ada kenaikan aktivitas dari Gunung Agung, melalui Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB).

“Saya himbau agar masyarakat tetap tenang mengikuti arahan BNPB dan juga Pemprov Bali. Keduanya akan tetap memberikan peringatan, apabila diperlukan satu dan lain hal. Jadi tenang saja, tidak perlu terlalu khawatir,” kata Jonan.

Pada Selasa kemarin tepatnya pukul 17.05 WITA, Gunung Agung yang terletak di Karangasem, Bali meletus dan mengeluarkan asap dengan ketinggian maksimum 700 meter ke arah Timur-Tenggara.

Tercatat, aktivitas Tremor Non-Harmonik terjadi sebanyak satu kali dengan amplitudo 2 mm dengan durasi 36 detik. Gempa vulkanik dalam sebanyak dua kali dengan amplitudo 5-6 mm dan durasi 8-26 detik.

Bersamaan dengan itu, status Gunung Agung tetap berada di tingkat Siaga atau level tiga. Meski, belum menunjukkan adanya potensi lonjakan kenaikan kegempaan.

 

aurora febri shalla  ayu ardila – 196

Ayo Bagikan!Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on Pinterest

Related Search

No Response

Leave a reply "Jonan Pastikan Pasokan BBM dan Listrik ke Gunung Agung Aman"