UE dan Inggris Sepakat Tentang Kuota Dagang

Wacana tentang Inggris yang akan pergi meninggalkan Uni Eropa sepertinya akan menjadi kenyataan, tetapi hubungan dagang antar kedua kawasan ini tidak akan di hentikan sama sekali atau dihentikan sementara. Pihak Inggris pun pernah berkata bahwa perjanjian baru akan segera di buat ketika pembahasan Brexit sedang berlangsung demi menghindari kekacauan perdagangan kedua kawasan ini dan baik ekonomi Inggris maupun Uni Eropa tidak terpengaruh oleh Brexit.

Setelah  sekian lama pembahasan tentang Inggris yang akan berpisah dari UE akibat Brexit, Uni Eropa dan Inggris telah mencapai kata sepakat tentang penetapan kuota impor dan ekspor dengan negara mitra agar sesuai dengan aturan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Kesepakatan ini menjadi salah satu solusi terbaik yang telah di sepakati antara Uni Eropa dan Inggris setelah berpisah nantinya.

Kesepakatan ini di lakukan karena kuota ekspor dan impor yang di miliki oleh Uni Eropa selama initetap menyertakan permintaan dan pengiriman dari Inggris. Karena Inggris telah meninggalkan Uni Eropa maka diperlukan revisi yang sesuai dengan aturan yang di tetapkan Organisasi Perdegangan Dunia (WTO).

Dikutip dari Bloomberg, Rabu (4/10/2017) “Kami telah mencapai kesepakatan mengenai metodologi untuk mengatur kuota perdagangan UE dengan negara mitra saat kami bergerak maju untuk berpisah. Namun kesepakatan ini bukanlah akhir, tetapi setidaknya negosiasi kami mengalami kemajuan” ucap Liam Fox, Menteri Perdagangan Inggris.

Baik dari pihak Uni Eropa maupun pihak Inggris tidak memberikan keterangan lanjutan maupun rincian mengenai rancangan kesepakatan mengenai ekspor dan impor kedua kawasan setelah berpisah yang telah di serahkan kepada Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Negoisasi lanjutan mengenai kuota ekspor dan impor ini akan di lanjutkan seiring masa perpisahan. Selama Inggris di Uni Eropa, Inggris memiliki porsi yang cukup besar dibandingkan dengan negara Uni Eropa lainnya terhadap aktivitas ekspor dan impor produk dari negara mitra. Beberapa di antaranya adalah produk pertanian dan daging dagingan. Sebagian besar impor produk pertanian dan daging dagingan dari Selandia Baru dan Australia ke Uni Eropa merupakan permintaan dari Inggris.

 

Fernandika Naufal A. P. _ 096

Ayo Bagikan!Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on Pinterest

Related Search

author
No Response

Leave a reply "UE dan Inggris Sepakat Tentang Kuota Dagang"