PENGARUH LETUSAN GUNUNG AGUNG TERHADAP PARIWISATA BALI

PENGARUH LETUSAN GUNUNG AGUNG

Saat ini gunung agung tengah dalam kondisi yang sangat aktif, gunung agung yang merupakan gunung aktif di pulau bali ini menunjukan keaktifan nya sejak beberapa minggu yang lalu. tentu hal ini membuat masyarakat dilanda kekhawatiran akan material vulkanik yang dikeluarkan oleh gunung agung,

Disamping panorama alam yang indah yang ditawarkan oleh pulau dewata bali, ada banyak gunung yang aktif yang siap meletus kapan saja, salah satu peristiwa letusan gunung berapi di bali yaitu pada tahun 1963. Saat itu bali menjadi gelap gulita karena letusan gunung yang sama-sama meletus seperti hari ini yaitu gunung agung.

Potensi Gunung Agung meletus sangat tinggi. Aktivitas kegempaan vulkanik dangkal dan dalam kian tinggi. Gempa terus dirasakan sampai ke Pos Pengamatan. Kawah telah mengeluarkan uap air menandakan adanya pergerakan magma ke atas. Asap pun mulai terlihat di puncak Gunung Agung. Gejala-gejala tersebut merupakan karakteristik khas Gunung Agung sebelum terjadinya erupsi. Potensi akan terjadinya letusan Gunung Agung pun sangat  tinggi.

Gubernur Bali I Made Mangku Pastika mengklaim sektor pariwisata Bali tidak terdampak ancaman letusan Gunung Agung sejauh ini. Sebab, destinasi pariwisata di Bali masih bisa dikunjungi wisatawan hingga saat ini.

Sebagaimana diketahui, pemerintah sudah mulai bersiaga menghadapi ancaman letusan Gunung Agung di Bali. Hal tersebut menyusul laporan terbaru Badan Meteorologi dan Geofisika yang memberikan status Awas terkait kondisi Gunung Agung.  Buktinya, puluhan hingga ratusan ribu warga sudah diungsikan dan langkah mitigasi dampak letusan disiapkan.

Mangku Pastika melanjutkan bahwa tanda-tanda pariwisata belum terpengaruhi juga terlihat dari masih adanya wisatawan yang berani ke Kabupaten Karang Asem. Karang Asem, sebagaimana diketahui, adalah lokasi Gunung Agung. Wisatawan, kata Mangku Pastika, masih berani berkunjung ke Karang Asem karena mereka penasaran dengan Gunung Agung. Terutama, mereka yang wisata petualangan. Padahal, peringatan dan imbauan sudah diberikan untuk tidak terlalu mendekat ke lokasi gunung.

Hal senada disampaikan oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani. Kepada awak media, ia menyampaikan bahwa belum ada masalah akibat Gunung Agung Berkaitan d engan sektor pariwisata. Dan, ia optimistis potensi-potensi dampak yang mungkin terjadi bisa ditangani.

Sumber : M. Adlan Ardiansyah/098

Ayo Bagikan!Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on Pinterest

Related Search

author
No Response

Leave a reply "PENGARUH LETUSAN GUNUNG AGUNG TERHADAP PARIWISATA BALI"