CONTOH KASUS YANG MELANGGAR ASPEK HUKUM DAN BISNIS

Dalam berbisnis, tentunya perusahaan memiliki seperangkat aturan yang mengaturnya agar bisnis yang dijalankan oleh perusahaan tersebut tetap sesuai etika, tidak merugikan pihak pribadi maupun pihak lain. Jika sebuah perusahaan melanggar hukum yang mengatur, maka perusahaan itu dapat dikenakan hukuman atau sanksi dalam bentuk apapun sesuai yang ditetapkan. Hal tersebut membuktikan bahwa keberadaan aspek hukum dalam bisnis tidak boleh dipisahkan. Jika bisnis berjalan tidak sesuai dengan hukum, maka kerugian akan diperoleh oleh semua pihak. Tentu saja kita tidak ingin itu terjadi.

Salah satu contoh kasus pelanggaran hukum dalam bisnis adalah kasus yang diperkarakan oleh Apple dan Samsung yang terjadi kurang lebih 1 tahun yang lalu. Dua perusahaan teknologi ternama ini saling menggugat demi kepemilikan hak cipta. Pada awalnya, Apple mengklaim Samsung karena menduga Samsung telah sengaja menjiplak desain iPhone dan iPad serta kemasannya dalam produk smartphone Galaxy dan tablet Galaxy Tab. Tak mau kalah, pihak Samsung pun menggugat Apple karena pernah melangar sejumlah paten miliknya terkait penggunaan teknologi di ponsel.

Hasil akhir menunjukkan Apple lah yang memenangkan persidangan. Samsung pun harus membayar uang kepada Apple sebesar Rp. 9,5 triliun lebih. Pelajaran yang bisa diambil adalah jika kita memiliki bisnis, usahakan bisnis kita ialah bisnis yang 100% orisinil. Carilah gaya yang unik dalam menghasilkan sebuah produk, karena jika produk kita hampir mirip produk perusahaan lain, maka kita akan terkena imbasnya.

Contoh Kasus Aspek Hukum dalam Studi Kelayakan Bisnis di Indonesia

 

Pelanggaran kasus hukum maupun etika dalam bisnis juga terjadi di sejumlah perusahaan di dalam negeri. Salah satunya datang PT. Nabisco yang merupakan produsen dari makanan ringan yang sangat laris yang bermerk Oreo. Siapa yang tak suka dengan biskuit lezat ini? Namun siapa sangka ternyata biskuit ini sempat menuai kasus yang serius? Anda mungkin masih mengingat pemberitaan tentang produk makanan ini beberapa waktu lalu.

 

Menurut pemeriksaan dan penelitian BPOM, Oreo berkode ML yang diproduksi oleh luar negeri mengandung melanin yang sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh. Namun untuk Oreo berkode MD yang dihasilkan di dalam negeri, melanin tidak terdeteksi, sehingga produk ini aman untuk dikonsumsi. Akhirnya Oreo yang berbahaya tersebut ditarik peredarannya dari pasar dan tentunya PT. Nabisco mendapatkan sanksi yang tegas.

 

Etika bisnis yang dilanggar oleh PT. Nabisco adalah etika kejujuran. PT. Nabisco tidak memberikan peringatan terhadap konsumen tentang kandungan melaninnya. Pelajaran yang bisa diambil dari kasus ini adalah kita sebagai pebisnis harus memikirkan keadaan konsumen. Kita harus menyediakan pelayanan terbaik dengan produk yang tidak mengganggu kenyamanan konsumen.

Sumber            : https://www.bisnisme.com

Nama   : Anika Anggini

NIM     : 7211417040

 

Ayo Bagikan!Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on Pinterest

Related Search

author
No Response

Leave a reply "CONTOH KASUS YANG MELANGGAR ASPEK HUKUM DAN BISNIS"