Maspakapai Batavia Air Dinyatakan Pailit

No comment 505 views

Mahasiswa.me – Bisnis dalam bidang penerbangan adalah salah satu bisnis yang sangat menjanjikan. Karena di bidang ini, banyak orang yang pasti menggunakan transportasi pesawat, karena kenyamanannya dan rang yang mengggunakannya dapat dengan cepat sampai ke tempat tujuan berbeda dengan transportasi darat yang membutuhkan waktu yang lebih lama.

Banyak maskapai penerbangan yang ada di Indonesia, baik itu dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Salah satunya adalah maskapai Batavia Air yang dikelola oleh PT. Metro Batavia, yang daerah operasinya basisnya ada di Jakarta dan Surabaya. Tujuan dari penerbangan maskapai ini adalah 42 penerbangan domestik serta tujuan internasional serta regioanal dan ada juga yang tujuan Arab Saudi. Basis utama dari penerbangan maskapai ini adalah bandar udara Soekarno-Hatta, Tangerang. Batavia Air masuk dalam kategori 1 di kategori Indonesia Otoritas Penerbangan Sipil yang mendapat dalam peringkat keselamatan penerbangan. Namun, tepat pada tanggal 31 Januari 2013 penerbangan maskapai Batavia Air dihentikan operasi penerbangannya karena Batavia Air terbikti mempunyai utang sebanyak US$ 4,68 juta dan utang tersbeut tidak dapat dibayar oleh pihak dari maskapai Batavia Air.

Pihak dari Pengadilan Ngeri Jakarta Pusat mengatakan bahwa berdasarkan keputusan Nomor 77 yang menyatakan tetang pailit, maskapai Batavia Air dinyatakan pailit. “Hal yang menarik dari persidangan ini, bahwa maskapai Batavia Air menyatakan bahwa mereka tidak bisa membayar hutang”, hal tersebut dikatakan oleh Bagus Irawan sekalu Humas dari Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dimana sidang tersebut terjadi pada tanggal 30 Januari 2013.

Batavia Air tidak bisa membayar hutangnya karena  “force majeur”. Maskapai Batavia Air telah menyewa pesawat Airbus dari International Lease Finance Corporation, pesawat tersebut digunakan untuk angkutan haji para jamaah haji dari Indonesia. Namun, maskapai Batavia Air tidak dapat memenuhi perssyaratan yang harus dipenuhi untuk mengikuti tender yang dilakukan oleh pemerintah.

ILFC selaku pihak yang mneyewakan pesawat kepada maskapai Batavia Air , sebelum kasus ini bergulir telah melakukan peringatan karena pada tahun 2012 pihak dari maskapai Batavia Air tidak dapat membayar hutangnya yang jatuh tempo tepat pada tanggal 13 Desember 2012. Namun, setelah beberapa waktu maskapai Batavia Air tidak dapat membayar hutangnya , sehingga pihak dari ILFC mengajukan gugatan pailit Batavia Air kepada Pengadilan Negeri jakarta Pusat.

K7

 

Ayo Bagikan!Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on Pinterest

Related Search

author
No Response

Leave a reply "Maspakapai Batavia Air Dinyatakan Pailit"