Pernyataan Sikap BEM seluruh Indonesia Wilayah Kaltimsel

 

Salam Gelora !
Hidup Mahasiswa !

Hari ini tanda kemunduran bangsa sudah mulai nampak di permukaan, namun dibalik terlihatnya tanda kemunduran bangsa, permasalahan akhir-akhir ini yang membuat masyarakat gelisah bukan kepalang yang dipertontonkan dagelan dilakukan oleh pemerintah. Betapa tidak, Mahasiswa yang merupakan garda terdepan pionir kebangkitan dan perubahan untuk Indonesia sekarang juga menjadi sasaran empuk digiring opini kepada publik bahwa mahasiswa pro pemerintah dan memfigurkan kabinet Jokowi menegakkan kebhinnekaan sehingga sinergisitas mahasiswa-negara terlihat oleh publik.

Pergerakan mahasiswa di era sekarang banyak sekali tantangan yang harus diselesaikan secara cerdik dan cermat untuk tidak salah melangkah. Tentu dalam konteks ini harus melakukan konsolidasi, diskusi dan musyawarah tanpa ada satupun yang mengintervensi pergerakan mahasiswa. Karena sejatinya kita bebas berpendapat dan memberikan solusi untuk perbaikan Indonesia tanpa ada ditunggangi oleh siapapun.

Karena gerakan mahasiswa hanyalah salah satu bagian dari gerakan Civil Society secara keseluruhan dalam hal mendorong, mempertegas suara-suara sumbang yang tak terdengar serta berperan untuk menghadirkan perubahan terbaik dengan pengetahuan teknis maupun yuridis sebuah kebijakan.

Namun, sangat disayangkan. Hari ini pemerintah melakukan segala cara untuk memecah pergerakan mahasiswa yang sejatinya murni dari hati atas dasar pengabdian dan keresahan masyarakat bukan atas dasar kepentingan tertentu. Pemerintah terkesan panik dan nampak memakai seribu cara untuk menggeruskan gerakan mahasiswa.

Kepanikan jelas terlihat namun dikemas dengan lebih menarik. Akhir pekan ini, kita dikagetkan dengan acara Jambore Mahasiswa se-Indonesia di daerah Cibubur, Jakarta. Acara yang di helat mulai tanggal 4-6 februari ini konon (katanya) di ikuti oleh 3000 mahasiswa dari 500 kampus se Indonesia, sontak kabar ini langsung di respon oleh BEM masing-masing kampus yang menjadi representasi mahasiswa Indonesia.

Jelas, kami menilai acara yang terkesan dadakan namun mewah ini sangat terindikasi di tunggangi oleh salah satu partai politik dan oknum tertentu. Materi yang disampaikan pun terkesan menjurus kepada satu tokoh dan identik dengan kepentingan partai politik.

Dengan dasar diatas, kami Aliansi BEM Seluruh Indonesia wilayah Kalimantan Timur dan Selatan tidak ingin tulang punggung Indonesia di masa depan yaitu mahasiswa dipecah belah oleh kepentingan tertentu. Karena mahasiswa adalah bagian dari pelaku sejarah untuk perbaikan Indonesia. Dengan ini kami menyatakan sikap:

✔ Agenda Jambore Mahasiswa adalah agenda yang menjurus kepentingan oknum tertentu

✔ Menolak dengan tegas tindakan untuk memecah belah pergerakan dan idealisme mahasiswa

✔ Menolak dengan tegas partai politik yang ingin menggerus pergerakan mahasiswa dengan agenda mewah

✔ Mengajak seluruh mahasiswa Indonesia untuk selalu bersikap kritis dan memberikan solusi atas permasalahan bangsa ini

Suara akan terus digaungkan sampai pemerintah menerapkan kebijakan yang pro kepada rakyat !

Jangan jadikan almamatermu tidak berbekas di lemari usang, pastikan almamatermu berbekas keringat perjuangan, karena ditangan kitalah tergenggam arah bangsa kawan !

Abadilah Perlawanan !
Hidup rakyat Indonesia !

TTD,
Norman Iswahyudi
Presiden BEM KM Unmul 2017
Koordinator Wilayah BEM SI Kaltimsel

Salam,
BEM KM Unmul 2017
“Gelorakan Aksi Positif”
_____ 101//PBU//II _____

Ayo Bagikan!Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on Pinterest

Related Search

author
No Response

Leave a reply "Pernyataan Sikap BEM seluruh Indonesia Wilayah Kaltimsel"