“Pengukuran Kinerja Manajemen dengan Metode Balanced Scorecard (Studi Kasus pada koperasi Simpan Pinjam Syariah Berdikari Insani Kabupaten Demak

ABSTRAK

HELFIA FEBRIAND,2016, “Pengukuran Kinerja Manajemen dengan Metode Balanced Scorecard (Studi Kasus pada koperasi Simpan Pinjam Syariah Berdikari Insani Kabupaten Demak)” , Skripsi. Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang. Pembimbing :  Prof. Dr. H. Achmad  Slamet,M. Si

Kata Kunci : Pengukuran Kinerja, Balanced Scorecard, Koperasi

Obyek dalam penelitian ini adalah Koperasi  Syariah Berdikari Insani yang merupakan salah satu Koperasi Syariah di Desa Mranggen, Kabupaten Demak yang berorientasi pada pelayanan kepada masyaarakat yang menjadi aanggota koperasi sehingga diperlukan suatu pengukuran kinerja yang dapat menyelaraskan visi,misi koperasi dengan rencaanaa strategi yang direncanakan. Selama ini , koperasi mengukur kinerjanya hanyadengan melihat aspek keuangannya saja sehingga hal ini dianggap belum mampu menggambarkan kinerja koperasi secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja Koperasi Simpan Pinjam Syariah Berdikari Insani yang diukur dengan metode Balanced scorecard.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif- kualitatif (mix). Variabel-variabel yang digunakan adalah perspektif-perspektif yang terdapat dalam metode balnced scorecard yaitu : perpektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif bisnis internal , dan perspektif nilai perkembangan. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan, data nasabah, dan data karyawan. Data primer dalam penelitian ini berupa wawancara dengan pimpinan koperasi yang ui validitasnya dilakukan dengan metode trianggulasi dan review inform.

Hasil penelitian pengukuran kinerja manajemen dengan metode balancer scorecard secara keseluruhan menunjukkan hasil yang cukup baik, sedangkan untuk setiap perspektifnya menunjukan hasil yang bervariasi. Perspektif keuangan dan pelangganggan menunjukan hasil yang baik , sedangkan untuk prespektif bisnis internal dan perspektif proses perkembangan menunjukan hasil penilaian yang baik.

Presektif pelanggan yang dalam penelitian ini merupakan yang dalam penelitian ini merupakan nasabah koperasi menunjukkan hasil yang lebih rendah disbanding prespektif lainnya. Hal ini dikarenakan retensi pelanggan, akusisipelanggan serta profitabilitas pelanggan menunjukkan hasil yang menurun. Koperasi hendaknya melakukan nasabah koperasi. Perbaikan terhadap perspektif pelanggan akan memberikan dampak perkembangan untuk perspektif pelanggan akan memberikan dampak perkembangan untuk perspektif lain khususnya pada perspektif proses perkembangan .

Berikut ini salah satu skripsi yang saya kutip dan semoga bermanfaat.

A-2

Ayo Bagikan!Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on Pinterest

Related Search

author
No Response

Leave a reply "“Pengukuran Kinerja Manajemen dengan Metode Balanced Scorecard (Studi Kasus pada koperasi Simpan Pinjam Syariah Berdikari Insani Kabupaten Demak"