Dirjen Bimas Kemenag RI Kunjungi STPAK Ambon

Dirjen Bimas Katholik Kemenntrian Agama Republik Indonesia, Bapak Eusabius Binsasi menyempatkan dirinya untuk berkunjung di Sekolah Tinggi Pendidikan Agama Katholik (STPAK) Santo Yohanes Penginjil Ambon sekaligus dalam lawatanya yang berada di daerah Ambon tepatnya pada Hari Senin, tanggal 4 Mei 2015 lalu. dalam kunjungan tersebut, beliau bapak Eusabius Binsasi juga didampingi oleh beberapa pihak salah satunya adala Pembimas Katholik di daerah Maluku yaitu Bapak Sil Duarmas. Kunjungan beliau ini tentunya disambut dengan hangat oleh PLH ketua STPAK Ambon, yaitu Bapak Marsianus Reresi beserta seganap staff dosen serta tenaga pendidikan di Sekolah Tinggi Pendidikan Agama (STPAK) Santo Yohanes Penginjil Ambon tersebut. Yang awalnya Bapak Eusabius Binsasi dituntun untuk mengunjungi Aula STPAK yang bertempatkan di lantai dua kampus keagamaan tersebut untuk memberika kuliah ummum kepada seluruh mahasiswa  serta seluruh civitas akademika di Sekolah Tinggi Pendidikan Agama Katholik (STPAK) Santo Yohanes Penginjil Ambon tersebut. Kunjungan ini merupakan lawatan yang pertma kalinya bagi beliau, semenjak beliau dilantik menjadi Dirjen Bimas Kemenag Republik Indonesia. Untuk itu kunjungan beliau di  Sekolah Tinggi Pendidikan Agama Katholik (STPAK) Santo Yohanes Penginjil Ambon sangat dinanti-nantikan oleh mahasiswa dan segenap civitas akademika di STPAK Santo Yohanes Penginjil Ambon itu sendiri.

Kegiatan kuliah umum tersebut diawali dengan perkenalan singkat yang dilakukan dengan pembacaan profil Sekolah Tinggi Pendidikan Agama Katholik (STPAK) Santo Yohanes Penginjil Ambon itu sendiri yang dibawakan oleh PLH Ketua STPAK. Selain membacakan profil Sekolah Tinggi Pendidikan Agama Katholik, Beliau Bpak Marsinus Reresi ambon juga menyampaikan beberapa hal lain menyangkut persoalan-persoalan yang hingga saat ini masih meresahkan pihak kampus STPAK  baik yang menyangkut jaminan masa depan lulusan STPAK Ambon itu sendiri, status gelar kesarjanaan dari sekolah tinggi pastoral, serta persoalan yang menyangkut beasiswa dan sarana prasarana pendidikan hingga yang terakhir adalah persoalan yang menyangkut akreditasi kampus. Dan harapannya agar permasalahan-permasalahan tersebut dapat segera ditindaklanjuti oleh Bimas Kemenag Republik Indonesia.

Dalam menanggapi persoalan-persoalan yang telah disampaikan, Dirjen Bimas Kemenag Republik Indonesia menjelaskan bahwa persoalan-persoalan yang telah disampaikan tersbut bukanlah persoalan yang hanya dihadapai oleh Sekolah Tinggi Pendidikan Agama Katholik Saja, melainkan persoalan tersebut juga diresahkan dan dihadapi oleh Sekolah Tinggi Pastoral di seluruh Indonesia. Karena hampir semua sekolah katholik khususnya STP-STP yang ada di Indonesia masih berstatus swasta, sehingga diakui sangat kurang untuk segi keuangan dan pembiayaan mesikpun bantuan dari pemerintah kurang lebih sekitar 85% dialokasikan untuk pendidikan keagamaan. Kemudian Beliau juga menyampaikan pentingnya pendidikan katholik, karena sejak negara indonesia ini berdiri gereja katholik sangat berpar aktif dalam menhasilakn orang orang yang cerdas dan beradab.

Dan kemudian mengenai jaminan masa depan lulusan Sekolah Tinggi Pendidikan Agamaa Katholik, beliau  menjelaskan bahwa PNS bukanlah tujuan akhir, karena tujuan pendidikan adalah untuk pembebasan, bebas dari kebodohan, keterbelengguan, terutama kemiskinan. Beliau menegaskan bahwa lulusan sekolah tinggi seharusnya sadar, bahwa  status mereka bukan hanya sebagai pengajar agama Katholik di sekolah, melaikan harus mampu menjadi katekis dan guru keagamaan di lingkungan masyarakat. Kemudian menyangkut ujian negara, kepangkatan dosen, status gelar kesarjanaan yang semuanya berujung pada akreditasi kampus akan dibahas lebih lanjut nantinya. Beliau Bapak Eusabius Binsasi memastikan bahwa semua persoalan-persoalan yang telah disampaikan nantinya akan dibahas lebih lanjut di tingkat kementrian agama Republik Indonesia dalam Bimas Katholik. dan beliau juga menegaskan bahwa yang terpenting dari sebuah sekolah tinggi pastoral adalah menjaga kualitas kualitas sekolahnya masing-masing yang terletak pada integritas dan martabat sebagai orang katholik.

Kuliah umum tersebut kemudian diakhiri dengan ucapan terimakasih yang disampaikan oleh Rektor Seminari Tinggi St. Fransiskus Xaverius Poka – RD serta Pastor Kornelis kepada Dirjen Bimas Kemenag Republik Indonesia atas kunjungannya di Sekolah Tinggi Pendidikan Agama Katholik (STPAK) Santo Yohanes Penginjil Ambon.

 

Ayo Bagikan!Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on Pinterest

Related Search

author
No Response

Leave a reply "Dirjen Bimas Kemenag RI Kunjungi STPAK Ambon"