Retno Wulandari (UNJ) Delegasi Indonesia dalam Global Korea Scholarship for Foreign Exchange Student di Gyeongsang National University

Cantik dan Berperstasi, Gyeongsang National University

Retno Wulandari , merupakan mahasiswa Universitas Negeri Jakarta dari fakultas ilmu pendidikan yang bisa kuliah di korea. Retno Wulandari merupakan mahasiswa yang terpilih menjadi salah satu delegasi Indonesia dalam Global Korea Scholarship for Forign Exchange Student di Gyeongsang National university, korea selama satu semester.

Yang mengadakan beasiswa ini adalah National Institut fot international Education (NIIED) atau kemendikbud kalau di Indonesia. GNU (Gyeongsang National University) ditunjuk sebagai host universitynya. GNU (Gyeongsang National University) sudah mempunyai MOU (memorandum of understanding) di beberapa universitas di dunia, termasuk Indonesia yaitu UNJ (Universitas Negeri Jakarta) dan Universitas Jember.

Wawancara dengan Retno Wulandari

Apa yang telah kamu lakukan sampai bisa terpilih ?

Jadi ceritanya, pada bulan agustus 2015 dengan rentang waktu satu minggu, aku mempersiapkan semua required documents sebelumnya ke kaprodi BK yang memberitahu tentang beasiswa ini dan di dukung juga oleh wakil dekan 1 FIP untuk daftar .

Setelah berkas selesai dan diserahkan ke WR4 UNJ, setelah itu WR4 menyeleksi applicants dari UNJ dan hanya 2 orang untuk selanjutnya di seleksi di tingkat internasioanl oleh NIIED. Dan alhamdulilah, sekitar bulan september awal aku mendapatkan email, kalau aku lolos jadi exchange student di Korea.

Apa saja yang dilakukan selama di Korea ?

Yang paling utama aku lakukan adalah kuliah, seperti student lainnya. Tapi tidak hanya kuliah saja sih, aku juga melakukan beberapa program, seperti buddy program, international festival, culture festival dan banyak banget deh.

Kamu kan jurusan bimbingan dan konseling (bk), apakah  di GNU juga kuliah tentang BK juga ?

Di GNU emang ngga ada major BK, tapi ada yang mirip, yaitu General Edecation . Disana aku ambil 10 sks karena maksimal mengambil sekitar 12 sks.

Retno, boleh ceritakan yang tentang buddy program ? di program itu apa yang kamu lakukan ?

Jadi pas pertama kami sampai di Korea dan buta sekali dengan bahasa korea, GNU inisiatif membuat buddy program, jadi ada student korea yang selama satu semester menemani dan membantu baik dalam administrasi maupun kegiatan diluar kampus. Di akhir semester kami juga dapet mentor loh. Mirip buddy, hanya saja bedanya bukan student, tapi employee GNU.

Bagaimana pendapat retno mengenai dosen GNU dari segi pengajarannya dan bagaimana sistem perkuliahan di GNU ? samakah dengan di UNJ ?

Dosennya super open minded, ya walaupun metode mengajarnya ada beberapa yang masih ceramah, tapi disiplin banget baik waktu, tugas, dan ujian. Sitemnya ga jauh bed, ada presentasi juga, tapi bedanya tiap satu jam pelajaran akan ada break 10 menit untuk sekedar ke toilet atau rehat sejenak. Dan it was so helpful. Sarana prsarananyapun sudah canggih, itu sih salah satu yang paling mencolok selain dosennya. Sulitnya itu ketika dosen biacra bahasa korea dan aku ga ngerti, jadi Cuma bisa bilang “ Im okay” (dalam bahasa korea).

Pengalaman apa nih yang paling seru selama disana ?

Oh iya, aku mau menceritakan 2 pengalamanku tentang mengenalkan budaya Indonesia. pertama ada int’l food festival, nah kami menjual pempek, pecel, indomie goreng, dan bandrek. Dan pertama kali aku menjadi main chef dan masakanku dimakan bule and they loved it dan bahkan minta resep pempeknya ke aku.

Satu lagi yaitu int’l student association day. Jadi setiap negara menampilkan pertunjukan seninya untuk merebutkan juara 1,2, dan 3. Dan surprisingly, kami menyambet juara 2 dan itu adalah pertama kalinya sepanjang sejarah indonesia masuk sebagai juara. What a day ! (K-11)

Ayo Bagikan!Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on Pinterest

Related Search

author
No Response

Leave a reply "Retno Wulandari (UNJ) Delegasi Indonesia dalam Global Korea Scholarship for Foreign Exchange Student di Gyeongsang National University"